Jumat, 14 September 2012

TRANSFORMATOR



TRANSFORMATOR
          Transformator atau trafo adalah komponen listrik atau elektronika yang berfungsi untuk mentransfer daya listrik baik tegangan maupun arus. Trafo memiliki 2 gulungan yaitu primer dan sekunder yang digulung pada inti besi berlapis (kern).
          Sumber arus listrik untuk trafo adalah AC atau bolak-balik. Hal ini dikarenakan untuk dapat mentransfer daya listrik dari gulungan primer ke gulungan sekunder diperlukan induksi listrik.
 Simbol – simbol trafo

Trafo banyak sekali jenisnya antara lain  trafo daya ( autotrafo,step up, step down), trafo frekwensi (trafo IF, trafo RF), trafo audio (trafo input, trafo output).

Contoh macam-macam trafo daya
  

Contoh trafo frekwensi menengah (IFT) dan frekwensi radio (RFT)

Contoh trafo frekwensi audio (AFT)  

Cara kerja trafo

Prinsip kerja transformator berdasarkan rumus dasar adalah sebagai berikut :


Vp = tegangan pada kumparan primer ( volt)
Vs = tegangan pada kumparan sekunder ( volt)
Ip = arus pada kumparan primer ( ampere)
Is = arus pada kumparan sekunder ( ampere )
Np = jumlah lilitan kumparan primer
Ns = jumlah lilitan kumparan sekunder

1.    Daya pada kumparan primer sama denga daya pada kumparan sekunder, dengan anggapan kerugian daya diabaikan


2.    Perbandingan tegangan kumparan primer dengan tegangan kumparan sekunder sama dengan perbandingan jumlah kumparan primer dengan jumlah kumparan sekunder



3.    Efisiensi daya trafo adalah perbandingan daya output ( keluar ) dibandingkan dengan daya input ( masuk ) . Nilai efisiensi yang paling bagus adalah jika bernilai mendekati 1.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...