Tampilkan postingan dengan label Microctrl. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Microctrl. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Desember 2012

SIMULASI MCS51 MENGGUNAKAN TOP VIEW SIMULATOR


TOP VIEW SIMULATOR

Untuk program TopView Simulator dapat didownload disini

A. Sekilas tentang Software
TopView Simulator merupakan software yang digunakan untuk melakukan simulasi program pada keluarga MCS51 yang sudah kita buat. Dengan menggunakan TopView Simulator, kita dapat dengan mudah melakukan modifikasi dan uji coba sebelum melakukan pengisian program ke Microcontroler. Sehingga kita tidak perlu lagi melakukan erase maupun write berulang-ulang ke Microcontroller untuk menguji program yang kita buat.
Fasilitas yang ada pada software ini dapat dibilang sangat lengkap untuk melakukan simulasi secara real time sesuai kondisi ketika kita menggunakan Hardware sesungguhnya.
Beberapa fasilitas yang ada antara lain kita dengan mudah menyesuaikan konfigurasi pin sesuai kondisi pin hardware sesungguhnya. Selain itu kita dapat dengan mudah memantau kondisi seluruh register dan alamat register maupun memori yang digunakan pada saat program sedang berjalan.
Fasilitas lainnya adalah, kita dengan bebas melakukan simulasi pengaturan clock melalui frekwensi crystal yang digunakan. Selain itu dengan program simulator ini, pengaturan memory baik internal maupun eksternal serta pengaturan kapasitas data memory,penggantian type IC microcontroller yang digunakan dengan mudah dilakukan. Sehingga gambaran saat program didownload ke Microcontroller dapat diketahui dengan mudah.

Untuk program TopView Simulator dapat didownload disini

B. Cara menjalankan Software
1. Setelah program didownload, install software dengan cara jalankan / klik setup.exe

2. Setelah itu seperti biasa (tanpa pengaturan directory) klik next,next,next hingga selesai…….


3. Setelah program terinstall, jalankan program…

4.Lakukan setting awal, misal pemilihan type IC, crystal yang digunakan dsb.Laku klik OK.


5. Klik File, pilih external modul (misalnya LED). Lakukan setting port mana yang digunakan.Klik OK



6. Jika menggunakan input, klik Keyboard sebagai inputnya. Lakukan setting port input serta setting lainnya. Pada contoh dimisalkan input menggunakan keyboard.Klik OK


7. Kemudian klik Vew. Klik Vew. Pilih LED.Klik Vew Pilih Keyboard.


8.Sehingga akan tampak tampilan input dan output.

9.Kemudian klik Load Program untuk memasukkan program yang akan disimulasikan. Program dimasukkan berextensi hex. Untuk membuat program lebih dahulu buat program menggunakan beberapa software misalnya M-IDE. Program akan berextensi asm. Setelah decompile akan menghasilkan beberapa program diantaranya berextensi hex. Program inilah yang akan didownload ke microcontroller.


10. Pilih program yang akan dijalankan. Misalnya saklar 1.hex

11. Lalu klik OPEN. Maka akan tampil tampilan yang mengkonfirmasi bahwa program siap dijalankan.


12. Lalu klik OK.Langkah berikutnya klik RUN, pilih GoTo. Maka simulasi siap dijalankan. Amati proses input dan output

Selamat mencoba………….

Untuk program TopView Simulator dapat didownload disini






Selasa, 18 September 2012

SEKILAS MICROCONTROLLER



Berbeda dengan LPT Controller yang menggunakan pengendali perangkat menggunakan komputer secara langsung, maka pada microcontroller pengendalian input dan output dilakukan oleh perangkat microcontroller baik secara development system maupun single chip. Pada aplikasi sederhana seperti pengontrolan lampu pijar, traffic light, maupun instalasi tenaga dapat ditangani oleh jenis single chip saja.
Mikrokontroler adalah merupakan komponen elektronika digital yang memiliki input dan output yang dikendalikan dengan menggunakan bahasa pemrograman.   Cara kerja IC mikrokontroler sebenarnya hanyalah membaca dan menulis data.
Mikrokontroler merupakan miniature computer didalam sebuah chip yang dipakai untuk mengontrol atau mengendalikan peralatan elektronik. Microcontroler sebenarnya merupakan pengembangan dari teknologi IC sebelumnya dimana sebuah system elektronik yang dulunya banyak memerlukan komponen-komponen pendukung sepeti IC TTL dan CMOS dapat diringkas dan akhirnya terpusat serta dikendalikan oleh mikrokontroler ini.
Keunggulan microcontroller antara lain :
Ø  Sistem elektronik akan lebih ringkas
Ø  Rancang bangun system elektronik akan lebih cepat karena sebagian besar dari system adalah perangkat lunak yang mudah dimodifikasi.
Ø  Pencarian gangguan akan lebih mudah karena system yang kompak
Namun demikian penggunaan microcontroller sering juga masih memerlukan piranti tambahan baik input maupun output untuk mendukung kinerjanya.. Dengan kata lain, mikrokontroler adalah versi mini atau mikro dari sebuah computer karena mikrokontroler sudah mengandung beberapa peripheral yang langsung bisa dimanfaatkan misalnya port parallel,port serial, komparator, ADC (analog to digital converter ). DAC (digital to analog converter ) dan sebagainya.

2. Aplikasi Mikrokontroler
          Dengan menggunakan microcontroller, kita dapat membangun berbagai macam aplikasi pengendalian dengan mudah sekali dan batasnya hanya imajinasi anda. Dengan menguasainya, kita bisa menerepkannya pada kehidupan sehari-hari seperti mengendalikan perangkat listrik maupun elektronika dengan berbagai sensor-sensor cahaya, panas, dingin, getaran, kelembaban dan lain-lain.        Sebagai prospek kedepan, arah perkembangan dunia elektronika adalah ke embedded system (system tertanam) atau embedded electronic) salah satunya adalah mikrokontroler yang saat ini mulai merambah diseluruh aplikasi control peralatan disekitar kita.
          Untuk aplikasi dasar yang akan kita bangun sebagai pengenalan adalah aplikasi yang digunakan peda pembelajaran system kendali sederhana antara lain :
1.    Traffic light
2.    Mengendalikan lampu berurutan
3.    Pengendali motor system DOL
4.    Pengendali motor star delta otomatis
5.    Pengendali motor putar kanan-kiri
6.    Water level controller dll.



3. Jenis Mikrokontroler
          Secara teknis hanya ada 2 yaitu RISC dan CISC dan masing-masing mempunyai keturunan/keluarga masing-masing.
RISC ( Reduced Instruction Set Computer ) ; instruksi terbatas tapi memiliki banyak fasilitas.
CISC (Complex Instruction Set Computer ) ; instruksi lebih lengkap tapi dengan fasilitas secukupnya.
Tentang jenisnya banyak sekali ada keluarga Motorola dengan seri 68xx, keluarga MCS 51 yang diproduksi ATMEL,Philip,Dallas,Microchip dengan seri PIC, Renesas,Zilog dll. Masing-masing keluarga masih terbagi lagi dalam beberapa tipe. Jadi sangat sulit sekali untuk menghitung jumlah/jenis mikrokontroler.
          Pada pengenalan ini kita gunakan single chip AT89S51 yang sangat murah dipasaran. Bahasa pemrograman yang digunakan bahasa assembler dengan menggunakan editor MIDE-51. Untuk pemrograman ISP (In System Programming ) atau software untuk memasukkan file hexadecimal ke IC menggunakan software downloader PROGISP dengan antar muka yang mendukung USB. Selain menggunakan USB , dapat juga menggunakan LPT port dengan menggunakan downloader ATMEL ISP software sebagai software untuk memasukkan file hexadecimal ke IC.

4.Rangkaian Microcontroler
Ada 2 rangkaian utama pada system microcontroller yaitu :
1.    4.1.Rangkaian programmer / downloader untuk menghubungkan rangkaian IC microcontroller ke komputer



Skema downloader / programmer berbasis LPT port


Salah satu bentuk rangkaian programmer LPT port
 buatan mytutorialcafe.com

Salah satu bentuk rangkaian programmer LPT port



Skema downloader / programmer berbasis USB port
Salah satu bentuk rangkaian programmer USB port buatan mytutorialcafe.com



2.    4.2.Rangkaian Target / development system
Merupakan rangkaian pengendali microcontroller,disinilah seluruh aktifitas pengendalian input dan output dilakukan.


Skema target 89S51 single chip

Salah satu bentuk rangkaian target AT89S51 single chip 
buatan Delta Electronic

Salah satu bentuk rangkaian target AT89S51 single chip 

buatan mytutorialcafe.com


Rangkaian baik programmer maupun target dapat dijumpai diberbagai toko elektronik dengan harga terjangkau serta berbagai komponen pendukung lainnya. Jenis development boardnya pun bermacam-macam mendukung berbagai jenis IC. Rangkaian diatas merupakan rangkaian yang digunakan penulis untuk melakukan percobaan-percobaan pengendalian beban-beban listrik menggunakan microcontroller.







Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...