Minggu, 01 Desember 2013

PENGENDALI POMPA AIR ELEKTRONIK ( WPC )

Rancangan rangkaian pengendali pompa air berikut menggunakan 2 buah sensor air elektronik untuk mendeteksi / memonitor ketinggian air.  Sensor air digunakan sebagai pembatas ketinggian air (batas bawah dan batas atas). Rangkain ini merupakan rangkaian pengembangan dari rangkaian elektromekanik yang menggunakan saklar pelampung untuk mendeteksi ketinggian air dalam sebuah tangki.

Diagram Rangkaian Pengendali Pompa Air Elektronika



Pada dasarnya, kedua rangkaian sama. Hanya saja pada penerapan dengan menggunakan rangkaian elektronika sensor batas atas dan batas bawah sudah tidak menggunakan pelampung lagi. Sebagai gantinya menggunakan sensor air yang dibangun dari komponen elektronika.Sensor batas atas (A) dan batas bawah (B) berfungsi untuk menggerakkan saklar elektronik.
Pada rangkaian elektronik menggunakan tegangan 12VDC untuk catu daya rangkaian kontrolnya. Sedangkan rangkaian utama tetap menggunakan tegangan 220VAC untuk menggerakkan pompa air.

Rangkaian catu daya untuk rangkaian elektronik.

Simulasi rangkaian Pengendali Pompa Air Elektronik

1.Pompa air bekerja saat tangki air kosong ditandai indikator biru menyala.
2.Saat air menyentuh sensor bawah (B) maka lampu indikator hijau menyala . Pompa air masih tetap bekerja ( indikator biru menyala)
3.Saat air menyentuh sensor atas (A) maka lampu indikator kuning menyala. Pompa air tidak bekerja (lampu indikator biru padam)
4.Saat air dikeluarkan, maka permukaan air berangsur-angsur turun, maka saat air tidak menyentuh sensor atas (A), lampu indikator kuning padam. Pompa tidak bekerja
5.Saat permukaan air turun melampui sensor batas bawah (B) maka lampu indikator hijau padam. Bersamaan itu pula pompa air bekerja kembali dan siklus urutan mulai kembali dari nomor 2,3, dst.



Dokumentasi Percobaan

Gambar Rangkaian Pengenadli Pompa Air Elektronik


Rangkaian Sebelum diberi tegangan listrik


Rangkaian diberi tegangan listrik, Motor listrik langsung bekerja mengisi tangki air.
Indikator motor bekerja warna biru “ menyala”


Air menyentuh sensor batas bawah(B), lampu indicator hijau menyala. 
Motor masih bekerja lampu indikator biru menyala

.


Air menyentuh sensor batas atas, lampu indicator batas atas(A) dan batas bawah menyala.(B) 
Motor tidak bekerja.Lampu Indikator motor bekerja padam.


Permukaan air menurun, lampu indicator sensor batas atas padam, lampu indicator sensor batas bawah menyala. Motor tidak bekerja


 Air melewati sensor batas bawah, lampu indikator hijau padam dan motor bekerja kembali.


Berikut dokumentasi video kegiatan diatas :



Atau klik disini


Untuk membantu rekan-rekan pembaca melakukan eksperimen, tersedia kit rangkaian diatas baik yang sudah jadi / siap pakai maupun kit rakit sendiri. Untuk info klik disini 

Semoga bermanfaat.....Salam





14 komentar:

  1. Terima kasih atas sharing ilmunya, akan tetapi saya bukan orang listrik, boleh ga saya dibuatkan, nanti saya ganti biaya pembuatannya dan jasa ilmunya,saya tunggu ya,trims prayitno

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trims atas komentarnya,Pak. dalam waktu dekat saya akan memasang katalog kit produk & hasil karya, termasuk produk diatas. Mhn sabar. Trims

      Hapus
    2. Untuk info pemesanan, silahkan klik for SALE. salam

      Hapus
  2. Mas itu Airnya kalau di sentuh nyetrum nggak?
    secara itu kan kalau kena air mati

    berarti air dan listrik bersentuhan dong

    tolong penjelasanya mas
    terima kasih buat tutor nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aman (tdk nyetrum) karena sensor air yang digunakan menggunakan tegangan DC 12 V dengan catatan rangkaiannya mengikuti skema yang digunakan diatas....semoga membantu... salam

      Hapus
  3. Mas tolong dilihat video ini

    kira kira perbedaan nya dimana
    dan kotak hitam diatas permukaan air yang ada di dalam video ini
    kira-kira apa ya ?
    Mohon penjelasan lgi mas
    maaf newbie

    http://www.youtube.com/watch?v=9V9L1ke6GjY

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau yang sy buat menggunakan rangkaian elektronik dan elektromekanik sederhana. Yang di video menggunakan microcontroller (memerlukan pemrograman pada rangkaiannya). Kotak hitam menurut sy adalah semacam komponen sensor jarak yang digunakan untuk mengukur ketinggian air....semoga membantu...salam

      Hapus
  4. Assalamua'alaikum, terimakasih untuk informasi nya sangat bermanfaat.
    Mas untuk rangkaian nya ada lebih detail lagi?
    saya sudah nyoba alatnya dari rangkaian seperti diatas, tapi kenapa pada saat air baru nyampe batas bawah pompa air nya sudah mati/off. mohon penjelasanya
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wass. wr....
      Mhn maaf baru balas. Untuk masalah diatas, coba anda lakukan penukaran posisi sensor batas atas dan batas bawah A-B. Jika msh ada masalah silahkan anda posting koment lg. Thx masukannya Gambar akan sy lengkapi dgn PCB,tunggu ya...selamat bereksperimen

      Hapus
    2. Terimakasih mas untuk balasannya, saya sudah nyoba balik sensor nya sesuai yang disarankan. sensor batas bawahnya saya simpan diatas, memang stelah air menyentuh sensornya pompa mati tapi setelah airnya tidak menyentuh sensor pompa nya malah hidup lagi. mohon solusinya. dan alangkah bagus jika rangkaian diatas disertai dengan gambar PCB nya.
      terimakasih

      Hapus
  5. Assalamu'alikum. mas boleh minta gambar PCB nya?kalau boleh dikirim via email saya : cefaigan71@gmail.com
    soal nya rangkaian yang saya buat gagal terus.
    sebelumnya saya ucapkan terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Layout PCB sudah saya kirim, silahkan didemokan. Mohon maaf krn kesibukan baru bisa balas. salam

      Hapus
  6. Terimakasih banyak mas untuk bantuannya dan juga sharing ilmunya semoga bermanfaat dunia akhirat,Aamiin. saya akan segera mendemokannya dengan gambar PCB yang mas kasih dan mudah2an semuannya ada dalam kelancaran.
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, semoga lancar. Thx atas kunjungannya

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...