Minggu, 01 September 2013

Direct On Line Menggunakan PLC

1    Pada percobaan menjalankan motor listrik 3 fasa menggunakan PLC, saya gunakan type OMRON CPM1A yang memiliki 10 I/O yaitu 6 input dan 4 output. Untuk pemrogramannya kami gunakan Programmable Console. 






    Prosedur operasional:
1.     MCB di set pada posisi „ON“ dengan cara menaikkan lidah MCB ke atas
2.     Pada kondisi normal Lampu indikator warna hijau menyala. Menandakan bahwa peralatan pengalih daya DOL siap dioperasikan
3.     Tekan tombol „ START“ maka Motor 3 Fasa akan berputar Runing (maju), lampu indikator warna merah menyala, dan lampu hijau mati
4.     Apabila pada saat Motor 3 fasa sedang bekerja terjadi beban lebih maka lampu indikator warna kuning menyala. Dan lampu warna merah mati
5.     Untuk mengaktifkan kembali tekan tombol „Reset“ Thermal Over Load dan lakukan seperti langkah 3
6.     Untuk mematikan Motor 3 Fasa, tekan tombol „STOP“. Dan ditandai dengan lampu warna merah mati, lampu warna hijau menyala

Langkah Kerja:
  1. Tegangan 3 Fasa dihubungkan ke MCB, MCB diaktifkan dengan cara menaikkan lidah MCB ke atas
  2. Bila Kontaktor K bekerja maka Motor 3 Fasa akan bekerja
  3. Apabila terjadi beban lebih maka Kontak Thermal Over Load akan membuka sehingga Kontaktor K tidak bekerja (kontak membuka) dan Motor mati
  4. Reset kembali pada tombol Thermal Over Load, dan rangkaian siap dioperasikan kembali
Berikut diagram LADDER (tangga)  untuk rangkaian kontrolnya :


Keterangan :
START          : 0002          1000   : KONTAKTOR            1003 : LAMPU L3
STOP            : 0001          1001   : LAMPU 1

OL               : 0000            1002   : LAMPU 2

Dari diagram LADDER diatas, berikut kode program untuk rangkaian kontrol / pengendalinya :
Selain menggunakan diagram LADDER   dan Kode program diatas, bisa juga menggunakan diagram Laddder dan kode program berikut :



Sebagai catatan bahwa kode program untuk yang alternatif ke 2 perlu diganti ketika memasukkan ke Programmable Console yaitu pada baris ke 5 AND BLK diubah menjadi AND LD. Hal ini dikarenakan kode yang ditampilkan diatas merupakan kode ketika menggunakan Simulator PLC yaitu PLCSim.

.....Semoga bermanfaat.....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...